Selasa, 26 Desember 2017

Desember tak Kelabu dengan Menikmati Bika Bogor Talubi




Penghujung Desember sudah datang dengan pesona hujannya yang mengalir. Dingin-dingin tentu enaknya ditemani kue yang enak dengan balutan rasa yang menggoda. Menarik bukan...
Jika biasanya yang dikenal adalah bika ambon dari Medan, lalu bagaimana dengan rasa dari bika bogor. Bika bogor produksi dari Bika Bogor Talubi ini merupakan paduan rasa yang pas dan tidak lengket di tangan.
Talubi merupakan sebuah singkatan dari Talas dan Ubi. Sehingga bika ini berasal dari padanan talas dan ubi sebagai bahan bakunya. Tekstur yang lembut dan tidak membuat eneg saat dimakan ini sangat menggoda selera. Selain itu, karena bahan dasar tanpa pengawet maka bika talubi ini akan bertahan hanya sampai 4 hari. Namun, jika disimpan di dalam kulkas bika ini akan bertahan sampai seminggu loh.. Nah, lewat dari expiry date tersebut bisa dipastikan bika talubi bogor ini akan keras dan mungkin sudah tidak sedap lagi. Bagaimana lagi loh bisa menikmati oleh-oleh khas bogor ini dengan paduan rasa yang penuh kenikmatan dan berbahan alami tanpa pengawet.
Ada varian apa saja ya di talubi? Saya dan keluarga sempat mencoba varian bika mini dari talubi, bika banana, dan bika nangka.


Bika mini talubi terasa unik di lidah, rasanya yang menggoda penuh kenikmatan membuat mata terbelalak untuk menikmatinya. Apalagi dengan keminian nya membuat diri ini nambah lagi dan lagi. Paduan rasa dan bahan yang berpadu menjadi bika ini sungguh unik tanpa harus memotong bika namun sudah tercetak dalam ukuran kecil. Penasaran silakan mencoba untuk datang ke outletnya nih :
Jl. Padjajaran 20 M Bogor
Jl. Sholeh Iskandar No 18 B Bogor
Jl. Raya Gadog Sebelah vimala Hills (Puncak-Bogor)




Ohya, ada varian lain yang saya coba yaitu Bika Nangka dengan perpaduan rasa nangka nya yang melekat. Kelembutan tetap terasa, ditambah tidak membuat eneg semakin tak mau berhenti untuk segera menghabiskannya. Kalau gak percaya silakan dicoba saja.. nyummy..


Bika Banana lebih unik lagi dengan cetakan berbentuk pisang namun bukan pisang. Heheh.. awalnya, aku pikir ada unsur pisang di luar dan di tengah-tengah baru paduan bika nya. Namun, kesalahan ada padaku karena ternyata bentuk pisang nya tersebut cetakan nya yang berbentuk pisang untuk kue bika ini. Unik dan meleleh nih liur saya...

Kalau tentang rasa sih udah enak,  namun alangkah lebih baiknya jika mengandung gizi yang menyehatkan donk ya..
Berikut kiranya kandungan gizinya:
1. Membantu kekebalan tubuh
Dalam ubi terdapat vitamin C,  B kompleks,  zat besi,  dan juga fosfor sehingga menjadi penguat imun
2. Mengatasi peradangan
Dalam ubi zat yang bisa mengatasi peradangan internal maupun eksternal yaitu adanya betakarotin,  vitamin C, dan magnesium yng terkandung dalam ubi. Zat tersebut juga bisa meredakan sakit artritis.
3. Atasi bronkitis dan asma
Rasa dan aroma khas ubi menjadi efektif dalam mengatasi hidung mampet serta meredakan asma
4. Baik bagi pencernaan
Karena mengandung kalium dan kalsium maka ubi sangat efektif dalam meredakan radang lambung.
Itu kiranya beberapa manfaat dari ubi.  Nah kalau talas sendiri juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tentunya donk.
Manfaat dari talas yaitu diantaranya sebagai sumber energi,  baik untuk pencernaan,  sehat untuk jantung,  membantu tekanan darah,  meningkatkan sistem imun tubuh,  mengatasi kelelahan dan masih banyak juga yang lainnya.

Nah di bulan Desember biar tak kelabu bisa menikmati kuliner dari bogor nih,  bika bogor talubi. 

1 komentar: