Rabu, 05 Oktober 2016

13 Oktober 2016 Akan Tayang Film dengan Tema Persahabatan Penderita Kanker, Pinky Promise

pemain Pinky Promise (dok. ben KOPI)
Bersama teman-teman dari KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia), Semalam (5/10) aku menyaksikan Gala Premiere Pinky Promise di XXI Plasa Senayan.
Didaulat dengan sebuah untaian semangat, film selalu menghadirkan pesan bermanfaat bagi sang penonton. Begitupun yang dihadirkan dalam film berjudul Pinky Promise yang akan rilis di bioskop sejak 13 Oktober 2016.
Pinky Promise menceritakan tentang persahabatan tokoh-tokoh yang terlibat di dalamnya dengan perbedaan karakter dan latar belakang. Penyatuan karakter mereka semakin unik dalam pembentukan Genk Pinky untuk berjuang bersama melawan kanker yang diderita.
Awal film bermula dari adanya perayaan Pinky di Jakarta, lalu tiba-tiba terjadi kisah seseorang yang jatuh. Kisah seakan flash back pada awal dari pendirian yang namanya Pinky.
Pinky Promise merupakan sebuah 'latahan' dari gema di seluruh dunia, yang diawali di Jepang dengan sebutan Yubikiri, hingga ke Amerika dengan Pinky Swear.
Premiere Invitation (dokpri)
 Saat flash back, Tika mengalami shock karena gagal menikah dengan lelaki yang disukainya. Tika yang menganggap dirinya kuat ternyata lemah dan seakan tidak berdaya dengan gagalnya menikah. Di saat inilah kehadiran tante Adni (Ira Maya Sopha) membangkitkan semangat Tika untuk bangkit. Tante Adni dengan hidup seorang diri tanpa pernah menikah karena dirinya terkena kanker payudara dimana salh satu payudaranya menghilang terus memotivasi Tika (Agni Pratista) dan orang lain untuk bisa bangkit. Salah satu yang dilakukan Tante Adni yaitu membangun Rumah Pinky, yaitu rumah singgah untuk penderita kanker yang datang dari luar Jakarta.
Perdebatan Tika dan tante Adni semakin meruncing disebabkan oleh dana dalam membangun impian Rumah Pinky.
Di saat yang sama, hadirlah Ken (Dhea Seto) seorang mahasiswi akuntansi yang gemar menari. Ken yang memiliki penyakit kanker ditengarai oleh masalah keluarganya yang ribut dalam pengobatan untuk dirinya. Ayah Ken (Gunawan) ingin mengobati kanker yang diderita Ken dengan obat-obatan herba menjadi perdebatan dengan ibunya Ken (Maudy Koesnadi).
Persahabatn Genk Pinky yang lainnya yaitu Fina (Dhea Ananda) wanita berhijab dan taat kepada suami dan memiliki seorang anak. Fina dalm pengobatan kankernya terbentur kondisi perekonomian, kehidupan, anak, serta suami yang temperamen karena berprofesi sebagai seorang satpam. Farid, suami Fina, selalu ingin memberikan yang terbaik untuk pengobatan Fina. Namun, kondisi perekonomian membuat Fina semakin meruncing masalah dengan Farid.
Genk Pinky lainnya yaitu Beby, seorang WTS yang kurang beruntung tinggal di Jakarta. Beby yang juga seorang model dan menjadi wanita simpanan para pejabat hidung belang di Jakarta. Beby dengan kondisi terkena kanker payudara mempunyai masalah karena alat vital untuk bekerja sebagai WTS akan hilang.
Genk Pinky terbentuk dengan hadirnya Rumah Pinky menampilkan kisah kegidupan sosial yang riil dan berjuang terhadap masalah kehidupan.
Guntur Soeharjanto selaku sutradara film saat diwawancara pada Gala Premiere, Rabu (5/10) mengatakan bahwa film ini bukan saja bercerita tentang sahabat, namun dalam setiap karakter persahabatan Genk Pinky bisa diambil intisari berupa inspirasi dari karakter tokohnya.
Kisah Genk Pinky inilah yang memberikan sebuah muatan bahwa setiap janji punya warnanya sendiri yang merupakan pendalaman tagline dari Pinky Promise.

===


Judul : Pinky Promise
Produksi : MP Pro Pictures
Produser : Wailan Rotinsulu, Robby Zorriza
Sutradara : Guntur Soeharjanto
Rilis : 13 Oktober 2016
pemain :
Chelsea Islan
Agni Pratista
Alexandra Gottardo
Dea Ananda
Dhea Seto
Ira Maya Sopha
Maudy Kusnaedi
Derbi Romero
Gunawan
Ringgo Agus Rahman
Jajang C Noer
Donny Alamsyah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar